Kamis, 17 Januari 2013

Mentan: Solusi Krisis Kedelai, Penambahan 2 Juta HA Lahan Pertanian

SUARAAGRARIA.com, Jakarta - Hampir tiap tahun produksi kedelai Indonesia terus menurun. Hal ini membuktikan ternyata Indonesia sangat bergantung pada kedelai impor. Ironisnya, sebagian besar masyarakat Indonesia boleh dibilang pengkonsumsi tahu-tempe yang nota bene berbahan dasar kedelai.

Untuk mengatasi hal tersebut menurut Menteri Pertanian, Suswono,  mau tidak mau harus ada penambahan lahan secara masif untuk pertanian kedelai.

"Memang sejak awal saya sudah menyatakan bahwa untuk mencapai swasembada kedelai harus ada penambahan lahan khusus untuk kedelai minimal 500.000 HA, sedangkan angka idealnya 1,5 juta ha," ungkapnya kepada wartawan ditengah rapat terbatas dengan Presiden RI di Kemenperin, kemarin (27/07/12).

Menurut Suswono saat ini lahan yang sudah jelas untuk digunakan baru 13.000 HA saja. Dampaknya potensi panen kedelai rata-rata nasional hanya mencapai 1,5 ton saja. Padahal, tambahnya, jika saja lahan terus bertambah bukan tidak mungkin potensi bisa dilipatgandakan menjadi 2,7 ton/ha.

Semetara itu, BPN sempat mengungkapkan bahwa terdapat 7,2 juta HA lahan yang terindikasi masih terlantar.  BPN kemudian menjanjikan untuk memberikan 2 juta HA lahan untuk pertanian. Namun  sampai kini belum direalisasikan terkait masalah Hak Huna Usaha (HGU).

"4 hari yang lalu saya telah bertemu dengan Kepala BPN untuk cari solusi bagaimana lahan-lahan ini bisa dimanfaatkan oleh petani sehingga kita bisa bersaing dengan petani dari Amerika sana yang insifikasi dan teknologinya lebih memadai," tegasnya.

sumber/
source:

suaraagraria.com